Breaking News
light_mode
Beranda » Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo » Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

Kurikulum, Kyai, Dan Profesor

  • account_circle humaslp
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 570

Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Dulu, pesantren tidak membutuhkan kurikulum. Hasilnya hebat. Lahir tokoh-tokoh agama dari pesantren. Para santri datang ke pesantren berniat belajar ke kyai yang dikenal kealimannya. Masing-masing kyai memiliki keilmuan yg berbeda-beda, sehingga para santri pun ketika memilih Kyai, menyesuaikan jenis ilmu yang mereka ingin dalami.

Para santri, dulu di Jawa Timur, mereka yang ingin alim di bidang Bahasa Arab, mereka datang ke Lirboyo. Di pesantren itu ada Kyai Machrus yg dikenal ahli tata bahasa Arab. Jika ingin alim di bidang tasawwuf, santri datang ke Pasuruan atau ke Bangkalan. Di Pasuruan ada Kyai Abdul Hamid dan di Bangkalan ada Kyai Kholil keduanya alim di bidang tasawwuf. Manakala ingin alim di bidang fiqh, mereka datang ke Asem Bagus, Situbondo. Di pesantren itu ada Kyai As’ad Syamsul Arifin yg alim di bidang fiqh. Bila ingin alim di bidang tafsir, maka santri datang ke pesantren Langitan. Di pesantren itu ada Kyai Abdullah Faqih yg sangat alim di bidang ilmu tafsir.

Rupanya, dulu belajar ke pesantren mirip dengan ketika orang mau belajar silat. Jika ingin menjadi ahli silat, maka belajarlah ke pendekar silat. Untuk menjadi pendekar silat tidak cukup hanya datang ke tempat pelatihan silat yang hanya memiliki kurikulum yg baik ttg berlatih silat. Ukuran kualitas hasil pendidikan yg dibicarakan bukan semata-mata kurikulumnya, tetapi yang lebih penting adalah kealiman kyainya.

Selanjutnya bagaimana dengan perguruan tinggi ? Memang, betapapun dalam pendidikan, kurikulum adalah penting. Tapi tidak sepenting profesornya. Sekarang PTKIN telah memiliki banyak profesor. Tentu para profesor inilah seharusnya yang menjadi daya tarik orang mau belajar ke kampus yang dipilihnya. Dan bukan alasan dekat, mudah lulus, berbiaya murah, gedungnya bagus, dan semacamnya. Tapi pertimbangan utamanya adalah karena kampus pilihannya punya guru besar yang hebat. Jika demikian maka akhirnya, perguruan tinggi menjadi sama dengan tradisi pesantren. Didatangi banyak santri oleh karena ada kyai yang dikenal masyhur kealimannya. Hal demikian itu juga tidak berbeda dengan padepokan. Tempat itu didatangi anak-anak muda yang ingin belajar silat karena ada pendekar silat yang hebat.

Ternyata pesantren disebut hebat bukan karena kurikulum, atau jumlah kitab yang banyak, apalagi karena faktor tingkat akreditasinya. Faktor itu malah tidak dibutuhkan. Bukan hal itu tidak penting, masih perlu. Akan tetapi, orang dulu belajar ke pesantren karena pertimbangan adanya kyai yang alim di bidang keilmuwannya. Dan, bukan hanya karena ada orang yang pintar menulis buku agama atau buku tentang silat. Semogalah perguruan tinggi Islam di mana-mana menjadi dikenal hebat karena ada profesornya yang hebat, dan bukan sebatas karena ada kurikulum, buku-buku, jurnal di perpustakaannya, sekalipun hal itu juga perlu.

editor: Izzy

  • Penulis: humaslp

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG</strong>

    KOLABORASI LP MA’ARIF DENGAN KEMENAG KABUPATEN MALANG

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle humaslp5
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Malang, LP Maarif Kab. Malang LP Ma’arif Kabupaten Malang tidak henti-hentinya menunjukkan keseriusan untuk membangun persatuan dan kesatuan. Hal ini dibuktikan kembali dengan silaturrahim dengan kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang Dr. H.Mustain,M.Ag., pada hari Selasa (17/05/22) di kediaman pribadi beliau. Silaturrahim beberapa tokoh LP Ma’arif  yang dihadiri oleh sang ketua Dr.H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd., […]

  • <strong>Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang</strong>

    Sinergi Erat Kemenag dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Rabu 1 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Selasa (28/02/2023) Aula Yayasan Babussalam dipenuhi oleh para guru Sub Rayon 56 MTsN 6 Malang. Aula tersebut menjadi tempat pendampingan dan pembinaan guru dalam Kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Penyusunan Modul Ajar di MTs Babussalam […]

  • Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    Pengabdian Sosialisasi Literasi dan Numerasi SD/MI di MI Hayatul Islamiyah

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kamis 29 Desember 2022 LP Maarif Kabupaten Malang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan “LP Maarif Mengabdi” pada hari Senin, 12 Desember 2022. Kegiatan ini merupukan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi […]

  • Google Drive Media Pengarsipan Data Sekolah di Era Digitalisasi

    Google Drive Media Pengarsipan Data Sekolah di Era Digitalisasi

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Mei Linda Puspita Sari, Resa Damastuti dan Kuntum Khairah Ummah. Jumat, 07 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Malang, 04 Juli 2023 – Era globalisasi saat ini menciptakan fase Transformasi digital salah satunya ialah perkembang teknologi pada dunia pendidikan. Salah satu bentuk perkembangan teknologi informasi ialah pada sistem pengarsipan di era modern ini. Di […]

  • Filosofi Batik Ma’arif NU Kabupaten Malang

    Filosofi Batik Ma’arif NU Kabupaten Malang

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 31 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Di awal sesi, setelah pembukaan, “Rapat Koordinasi LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dan  “Penandatanganan SPK LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dan Jawa Pos Radar Malang”. Para audiens dimanjakan dengan pemaparan tentang seragam batik LP Ma’arif Kabupaten Malang. Jum’at (28/07/2023) Melanjutkan instruksi dari […]

  • LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang menjadi Tuan Rumah Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang menjadi Tuan Rumah Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.617
    • 0Komentar

      Bq. Senin, 02 Juni 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kemanusian dan Perdamaian sebagai dua konsep yang berkaitan & tidak terpisahkan dalam menciptakan dunia harmonis. Kemah sebagai ajang silaturrahmi, tukar gagasan kemanusian dan perdamaian dalam memahami adanya perbedaan untuk kebersamaan, mempererat persaudaraan antar budaya agama dan bangsa. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang bersama Pemerintah […]

expand_less